VERITAS-Sragen,yang memiliki 200 desa, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagian besar di bangun di lahan sawah dilindungi (LSD) yang sempat Viral kembali menjadi sorotan.
Program yang seharusnya menjadi motor ekonomi desa ini kini menimbulkan kecurigaan serius karena transparansinya dipertanyakan, dan pelaksanaannya menimbulkan kontroversi.
Aktivis Sragen, Jiyanto, menyoroti fakta bahwa anggaran resmi proyek KDMP mencapai Rp1,6 miliar per titik, tetapi realisasi pembangunan di lapangan hanya sekitar Rp800 jutaan.
“Selisih anggaran ini memunculkan pertanyaan besar: apakah proyek ini benar-benar untuk desa, atau sekadar ajang bagi-bagi keuntungan sepihak bagi pihak tertentu?” ujar Jiyanto.
Tidak hanya soal selisih anggaran, Jiyanto juga menekankan cara penunjukan proyek yang dilakukan langsung, tanpa mekanisme terbuka, bahkan terkesan melanggar regulasi.
Menurutnya, jika kepala desa dan masyarakat setempat tidak dilibatkan dalam proses, proyek ini bisa menjadi simbol ketimpangan, bukan pemberdayaan.
“KDMP itu seharusnya untuk warga desa. Kalau desa hanya jadi penonton sementara proyek dijalankan sepihak, ini bukan sekadar soal pembangunan fisik. Ini soal etika, keadilan, dan kepantasan.
Jangan sampai proyek bernilai miliaran rupiah ini justru menimbulkan ketimpangan dan spekulasi publik,” tegas Jiyanto.
Warga setempat juga mempertanyakan efektivitas pembangunan fisik yang terlihat di lapangan.
Banyak yang menilai realisasi masih jauh dari angka resmi, sehingga menimbulkan spekulasi publik: apakah proyek benar-benar dijalankan sesuai perencanaan, atau hanya formalitas administratif yang menguntungkan segelintir pihak?
Masyarakat Sragen kini menuntut klarifikasi resmi dari pihak terkait. Transparansi, keterbukaan.agar KDMP benar-benar menjadi simbol pemerataan, kemandirian ekonomi desa, dan bukti bahwa proyek desa tidak dijadikan “panggung bagi-bagi kue” pihak tertentu. Sabtu 14/2/2026
Redaksi Veritas (Kebenaran)
More Stories
Penelusuran Dugaan Hilangnya Bantuan Kombi dan Pompa Air di Desa Gawan!
HILANGNYA 21 SAPI HIBAH DI SRAGEN: JEJAK UANG, KANDANG KOSONG!
Pemilik Rental Alami Kerugian, Mobil Diduga Digadaikan Tanpa Izin!