Menteri Transmigrasi Umumkan Pembentukan Komponen Cadangan Berbasis Darat, Laut, Udara, dan Siber

BAGIKAN :

Veritas. Bandung, 4 Oktober 2025 – Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengumumkan pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) Kementerian Transmigrasi yang mencakup matra Darat, Laut, Udara, dan Siber. Pengumuman ini disampaikan saat menghadiri Parade Panitia Penentuan Akhir Komcad Kementrans tahun 2025 di Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdikku) TNI AD, Bandung, pada Jumat (3/10/2025).

Menteri Iftitah menyampaikan apresiasi kepada 300 peserta Komcad Kementrans yang telah lulus seleksi ketat. Program ini tidak hanya bertujuan memperkuat pertahanan negara dan pengembangan ekonomi, tetapi juga mempersiapkan kesiapsiagaan bencana. “Matranya Darat, Laut, dan Udara, tahun depan kami akan lihat berapa kekuatannya. Tapi selain itu, kami usulkan regulasinya ditambahkan dengan Matra Siber,” ujarnya.

Menurut Menteri Iftitah, perkembangan zaman menuntut penguatan pertahanan negara melalui empat matra, terutama siber, mengingat ancaman dunia maya yang kian nyata. Ia mencontohkan Singapura yang sedang merancang Matra Siber untuk Komponen Utama mereka. “Kalau di Indonesia Komponen Utamanya masih berproses, kita bisa dahulukan Komponen Cadangannya untuk mendukung,” katanya.

Peserta Komcad Kementrans menjalani pelatihan militer dasar selama dua bulan di Kodiklat TNI AD, Bandung, dengan fokus pada matra darat. Latihan mencakup navigasi darat menggunakan kompas, pelacakan jejak, teknik bertahan hidup, serta latihan menembak dengan senapan laras panjang buatan Pindad sebanyak 250 butir peluru. “Komcad ini akumulatif, tidak boleh timpang. Meskipun kesehatan dan psikologi prima, jika ada indikasi keterlibatan dengan organisasi terlarang, peserta tidak akan lulus,” tegas Menteri Iftitah, memastikan 300 peserta lulus murni.

Baca juga : MotoGP Mandalika 2025: Kejutan di Hari Pertama, Marquez dan Bagnaia Tersandung

Kolonel Kav Ferry Firmansyah, Kasubdit Rendia Komcad Dit Sumdahan Pothan Kementerian Pertahanan, mendukung penuh program ini. Ia menjelaskan bahwa Komcad Kementrans tidak hanya berfokus pada pengembangan kawasan transmigrasi, tetapi juga memperkuat pertahanan nasional. “Lulusan sarjana akan berpangkat perwira, lulusan SMA sederajat berpangkat bintara, dan lulusan SMP berpangkat tamtama. Statusnya setara,” ungkapnya.

Program Komcad Kementrans merupakan bagian dari transformasi transmigrasi modern yang bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan. Peserta berasal dari berbagai daerah, seperti Papua Selatan, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, hingga Aceh. Lebih dari 93 persen peserta adalah transmigran lokal, yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat di daerah masing-masing.

Komcad Kementrans bukan wujud militerisme, melainkan implementasi amanat Pasal 30 UUD 1945 tentang bela negara. Program ini menegaskan visi transmigrasi modern yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai inti, melampaui sekadar pemindahan penduduk atau pembangunan fisik. Dengan pendekatan ini, Kementerian Transmigrasi berupaya menciptakan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi tantangan pertahanan serta pembangunan nasional.

Pewarta. Danang