DPPKBP3A Kabupaten Sragen Gelar Sosialisasi Peningkatan Kesertaan KB Pria (Vasektomi)!

BAGIKAN :

Veritas,Sragen — Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sragen menggelar kegiatan sosialisasi peningkatan kesertaan KB pria (vasektomi), sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran pria dalam program keluarga berencana.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Sragen, dr. Agus Sudarmanto, M.Kes, Kabid KBPPKSS dr. Eko Windu Nugroho, serta narasumber dr. Ardian Bayu Aji.

Peserta yang hadir merupakan pengurus PABPDSI Kabupaten Sragen dan perwakilan dari masing-masing kecamatan. Kurang lebih sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut dengan antusias.

Dalam sambutannya, dr. Agus Sudarmanto, M.Kes menegaskan bahwa program keluarga berencana bukan hanya menjadi tanggung jawab perempuan, namun juga memerlukan keterlibatan aktif kaum pria dalam menciptakan keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera.

“Peran pria dalam program KB sangat penting. Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat memahami bahwa vasektomi merupakan metode kontrasepsi yang aman, efektif, dan tidak mempengaruhi aktivitas maupun produktivitas pria,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid KBPPKSS dr. Eko Windu Nugroho menyampaikan bahwa tingkat partisipasi pria dalam program KB masih perlu ditingkatkan melalui edukasi dan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

Pada sesi materi, narasumber dr. Ardian Bayu Aji menjelaskan secara rinci mengenai syarat, indikasi, hingga kontraindikasi dalam tindakan vasektomi. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa peserta vasektomi harus memenuhi sejumlah syarat, di antaranya dilakukan secara sukarela, telah mendapatkan konseling, memiliki perkawinan sah, serta telah memiliki anak hidup dan sehat.

Selain itu dijelaskan pula sejumlah kontraindikasi relatif seperti usia di bawah 30 tahun, belum memiliki anak, menderita penyakit berat, hingga adanya nyeri pada skrotum. Sementara kontraindikasi absolut meliputi kondisi medis tertentu seperti hernia skrotalis, hidrokel, varikokel, dermatitis aktif pada kulit skrotum, dan beberapa gangguan kesehatan lainnya.

Materi tersebut mendapat perhatian serius dari para peserta. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan terkait keamanan, prosedur, hingga manfaat vasektomi bagi keluarga.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Sragen berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga serta meningkatnya partisipasi pria dalam mendukung program keluarga berencana demi terciptanya keluarga yang berkualitas dan sejahtera.Selasa 12/05/26 (Ali.M)