VERITAS,SRAGEN – Menjelang meningkatnya arus mudik Lebaran, sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Sragen menjadi perhatian karena dinilai rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Para pemudik yang melintas di jalur tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati saat berkendara.
Beberapa ruas jalan yang perlu menjadi perhatian di antaranya ruas jalan kabupaten dari Bendo menuju Jatitengah, Sukodono, serta ruas jalan kabupaten Sukodono menuju Gesi. Selain itu, ruas jalan provinsi yang melintasi wilayah Sumberlawang, Gabugan hingga Pungkruk juga termasuk jalur yang harus diwaspadai oleh para pengendara, khususnya bagi pemudik yang belum familiar dengan kondisi jalan di wilayah tersebut.
Sejumlah pengguna jalan menyebutkan bahwa pada beberapa titik, kondisi jalan serta tingginya aktivitas kendaraan dapat meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, para pengendara diminta untuk tetap menjaga konsentrasi, mengurangi kecepatan kendaraan, serta mematuhi rambu lalu lintas yang ada.
Selain faktor kondisi jalan, meningkatnya volume kendaraan saat musim mudik juga menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko kecelakaan. Terlebih pada malam hari atau saat kondisi cuaca kurang mendukung, pengendara diharapkan lebih berhati-hati dan tidak memaksakan diri jika merasa lelah selama perjalanan.
Kondisi sejumlah ruas jalan tersebut juga menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen dapat terus melakukan pemantauan serta perbaikan pada titik-titik yang dinilai rawan kecelakaan, sehingga keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjamin.
Dengan meningkatnya kewaspadaan para pengendara serta adanya perhatian dari pihak terkait, diharapkan arus mudik yang melintasi wilayah Kabupaten Sragen dapat berjalan dengan aman, lancar, dan meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.Senin,16/3/26 (Danang)
More Stories
Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Hasil Seleksi Terbuka 2026 Dilantik Bupati Sragen!
Pengurus BPD Kabupaten Sambangi Tiga Desa Jelang Pelaksanaan Pilkades PAW!
Sragen – KDMP, Proyek Desa atau Ajang “Bagi-Bagi Kue”?