Rekrutmen MBG di Desa Gawan Disorot, Warga Lokal Kecewa, Dapur Diduga Dikelola Pihak Luar Daerah!

BAGIKAN :

Veritas,Sragen – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, menuai sorotan dari masyarakat setempat. Program yang sejak awal disambut antusias karena diharapkan membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal, kini justru memunculkan kekecewaan dan kecemburuan sosial.

Sejumlah warga Desa Gawan mengaku telah mendaftar dan mengikuti tahapan seleksi untuk bekerja di dapur MBG. Namun, hasil rekrutmen dinilai tidak berpihak kepada masyarakat sekitar. Beberapa pelamar lokal mengaku tidak diterima meskipun telah memenuhi persyaratan administrasi dan mengikuti proses seleksi.

“Tidak adil, Mas. Saya warga lokal, ikut melamar, ikut tes, ijazah juga ada, tapi tidak diterima. Justru yang diterima banyak orang luar daerah,” ujar salah satu warga saat diwawancarai. Ia juga menyebut adanya dugaan ketidak konsistenan dalam penerapan syarat rekrutmen. “Bahkan ada teman saya yang informasinya tidak punya ijazah, tapi malah diterima kerja,” tambahnya.

Kekecewaan warga semakin bertambah setelah beredar informasi bahwa dapur MBG di Desa Gawan diduga yang punya orang luar daerah dan ngontrak. Kondisi ini dinilai bertentangan dengan semangat program yang seharusnya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

“Kalau keberadaan dapur gizi di desa kami justru menimbulkan kecemburuan sosial dan hanya menjadi tempat mencari keuntungan bagi orang luar, lebih baik dapur MBG itu tidak ada sekalian di desa kami karna kedepanya bisa membuat gaduh dan tidak nyaman di lingkungan desa,” ujar warga lain yang mengaku tidak diterima bekerja.

Warga menilai kurangnya transparansi dalam penunjukan pengelola dapur serta proses perekrutan tenaga kerja menjadi pemicu utama polemik ini. Mereka berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan terbuka dan melakukan evaluasi agar program MBG benar-benar berjalan sesuai tujuan awal, yakni meningkatkan gizi anak-anak sekaligus memberdayakan masyarakat Desa Gawan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola dapur MBG maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait mekanisme pengelolaan dan rekrutmen tenaga kerja di Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.
Jumat,23 januari 2026

Pewarta ; VIN